Makna Simbolik Kompnen dalam Tumpeng

Posted: 20, 2015 in Uncategorized

Sayuran

Sayuran merupakan jenis menu yang umum dipilih yang dapat mewakili tumbuhan darat. Jenis sayurnya tidak dipilih begitu saja karena tiap sayur juga mengandung perlambang tertentu. Sayuran yang umum ada adalah:

a.    Urap

Urap merupakan kelapa parut yang dibumbui untuk campuran sayur-sayuran yang direbus. Kata urap senada dengan uripatau hidup, artinya mampu menghidupi atau mampu menafkahi keluarga. Uripberarti juga sumber kehidupan. Sayuran merupakan pralambang dari alam semesta yang memberi kehidupan bagi manusia.

b.    Kangkung
Sayur ini bisa tumbuh di air dan di darat, begitu juga yang diharapkan pada manusia semoga sanggup hidup di mana saja dan dalam kondisi apa pun, teguh, ulet dan pantang menyerah. Kangkung sama dengan jinangkung (terwujud/tercapai) yang berarti mengandung harapan agar apa yang menjadi cira-cita bisa tercapai.

c.    Bayam

Bayam mempunyai warna hijau muda yang menyejukkan dan bentuk daunnya sederhana tidak banyak lekukan. Sayur ini melambangkan kehidupan yang ayem tenterem (aman dan damai), tidak banyak konflik seperti sederhananya bentuk daun dan sejuknya warna hijau pada sayur bayam.

d.   Kacang Panjang

Kacang panjang harus hadir utuh, tanpa dipotong. Maksudnya agar manusia hendaknya selalu berpikir panjang sebelum bertindak. Selain itu kacang panjang juga melambangkan umur panjang.

Lauk-Pauk

a. Ikan Lele

Ikan Lele: dahulu lauk ikan yang digunakan adalah ikan lele. Ikan lele merupakan jenis ikan yang tahan hidup di air yang tidak mengalir. Ikan ini juga senantiasa hidup di dasar sungai. Makna yang terkandung dalam ikan lele adalah symbol ketabahan, keuletan dalam hidup, kerendahan hati, dan sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun, juga hendaknya tidak sungkan meniti karier dari bawah.

b. Ikan Teri

Jenis ikan ini hidup di laut dan selalu hidup bergerombol. Ikan teri dimaksudkan sebagai simbol kebersamaan dan simbol kerukuan. Biasanya dalam sajian nasi tumpung ikan ini digoreng dengan tepung, dibuat seperti rempeyek. Ikan bergeombol dan tidak terpisah-pisah.

c. Telur

Telur direbus dan biasanya disajikan utuh bersama kulitnya, tidak dipotong – sehingga, sehingga untuk memakannya harus dikupas terlebih dahulu. Hal tersebut mu melambangkan bahwa semua tindakan kita harus direncanakan (dikupas), dikerjakan sesuai rencana dan dievaluasi hasilnya demi kesempurnaan.Piwulang jawa mengajarkan “Tata, Titi, Titis dan Tatas”, yang berarti etos kerja yang baik adalah kerja yang terencana, teliti, tepat perhitungan,dan diselesaikan dengan tuntas. Telur juga melambangkan manusia diciptakan Tuhan dengan derajat yang sama, yang membedakan hanyalah sifat dan tingkah lakunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s