wapres dan menkeu di himbau nonaktif

Posted: 18, 2009 in Uncategorized

Prematur, Imbau Wapres dan Menkeu Nonaktif!
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Boediono dan Sri Mulyani Indrawati.

Jumat, 18 Desember 2009 | 21:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Boni Hargen menilai desakan Panitia Khusus (Pansus) Angket Century DPR agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani nonaktif dari jabatannya adalah prematur. Ia mencurigai hal itu sengaja dilakukan pada awal kerja Pansus sebagai upaya kompromi politik dengan pemerintah.

“Saya mencurigai ada upaya politik untuk kompromi antara fraksi-fraksi di Pansus dengan eksekutif,” kata Boni Hargen kepada Persda Network, Jumat (18/12/2009) di Jakarta.

Ia menilai ada yang janggal dengan desakan nonaktif tersebut. Pasalnya, desakan itu sendiri dilontarkan Pansus Angket Century tanpa ada tekanan yang berarti. “Imbauan nonaktif itu kan seharusnya di ujung nanti, kalau ada tekanannya. Kalau sekarang sudah minta nonaktif, itu tidak tepat dan masih prematur,” ujarnya.

Lagi pula, lanjut Boni, harus diakui bahwa nonaktif tidaknya dua pejabat negara itu tergantung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai atasannya. Jika Presiden Yudhoyono mempunyai niat untuk membuka skandal Century ini dengan transparan, maka desakan itu dirasa tidak perlu. “Itu memang hak prerogatif presiden untuk membuka kasus itu secara terbuka atau tidak,” tandasnya.

Kamis (17/12/2009), rapat Pansus mengimbau Boediono dan Sri Mulyani sebagai calon terperiksa berdasarkan atas hasil laporan audit BPK untuk nonaktif dari jabatannya. Hal ini dilakukan guna mempermudah penyelidikan Pansus ke depan dan untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat.

tanggapan aku:

dalam rapat dengar pendapat dpr dengan bpk dan dpr dengan ppatk sudah banyak disebut bahwa kedua orang ini melakukan kesalahan atau pelanggaran kebijaksaan yang berdampak pada mengalirnya dana 6,7 T apa kurang cukup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s